Urgensi, Tujuan Dalam Kenabian

Urgensi, Tujuan Dalam Kenabian

  1. a)Urgensi Nabi

Ketika membahas tentang kenabian pertanyaan mendasar yang muncul adalah mengapa harus ada nabi? Untuk membahas persoalan ini, dapat di lihat dari dua sudut pendekatan, yaitu:

1.Pendekatan Doktrinal

Dari sudut pandang Tuhan sendir, apakah sebenarnya yang di kehendaki Tuhan dengan menutus para nabi itu. Di lihat dari sudut pandang firman, doktrin atau normatif, maka kedatangan kelahiran nabi-nabi dalam realitas masyarakat adalah merupakan nikmat yang di berikan Tuhan kepada masyarakat itu sendir, agar kehidupan masyarakat dapat berjalan seimbang, selamat dari konflik yang menghancurkan diri mereka sendiri. Dengan kata lain, para nabi adalah suara hati masyarakat yang harus ada, dan tidak boleh mati, karena jika dalam masyarakt telah kehilangan hati nuraninya, atau hati nuraninya mati, maka masyarakat itu menjadi rusak karena konflik yang terjadi sudah tidak terkendali, yang dapat menimbulkan kekerasan dan kekacauan.

2.Pendekatan Historis

Apakah memang kehadiran para nabi di perlukan dalam realitas kehidupan suatu masyarakat, sehingga Tuhan perlu mengutusnya untuk masyarakat itu. Jika di lihat dari konteks social, maka sejarah menjelaskan bahwa pada saat kelahiaran Nabi Muhammad SAW. Keadaan masyarakat pada waktu itu sedang di landa krisis moral yang fundamental, yang di tandai oleh adanya perbudakan dan penindasanyang kuat tehadap yang lemah, sehingga manusia menjadi suatu komediti dalam pasar jual beli budak, penindasan terhadap kaum perempuan yang di bunuh sejak di ketahui jenis kelamin, sistem politik yang di kuasai oleh fanatisme kesukuan yang sempit, serta dengan landasan sestem ketuhanan yang memuja materi yang di wujudkan pada penyembahan patung-patung. Krisis moral itu telah menghancurkan kehidupan masyarakat dalam berbagai aspeknya:social politik, ekonomi, budaya, dan agama. Barangkali karena kenyataan itulah Nabi Muhammad SAW sendiri menegaskan bahwa sesungguhnya ia di utus untuk menyempurnakkan budi pekerti yang mulia masyarakatnya yang telah sakit dan berada dalam jurang kehancuran.

RECENT POSTS