Faktor Topografi

Faktor TopografiFaktor Topografi

Topografi merupakan salah satu penyebab terjadinya erosi tanah dimana keadaan tinggi dan rendahnya suatu permukaan bumi sehingga menyebabkan lereng dapat berbeda-beda (Alie, 2015). Faktor topografi yang memiliki pengaruh besar dalam terjadinya erosi tanah adalah panjang dan kemiringan lereng. Hal ini dikarenakan panjang dan kemiringan lereng dapat memepengaruhi kecepatan serta volume air yang mengalir sampai pada daerah tertentu. Penyebab itu diartikan sebagai lereng yang semakin panjang akan membuat volume aliran permukaan semakin besar dan lereng yang semakin miring dapat mempercepat aliran air sehingga terhambat untuk masuk ke dalam pori-pori tanah sehingga bahaya erosi yang akan terjadi semakin besar (Dewi, Ni Made, & Tatiek, 2012).

Faktor Tanah

Tanah adalah salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam terjadinya erosi. Tanah memiliki beberapa komponen yang menyebabkan erosi diantaranya tekstur, bahan organik, struktur, dan sifat lapisan tanah. Komponen-komponen tersebut saling memepengaruhi satu sama lain dalam menghasilkan nilai indeks erosi. Komponen itu dijelaskan semakin besar persentase tekstur makan persentase strukturnya semakin kecil sehingga nilai indeks erosinya semakin besar, selanjutnya semakin besar persentase bahan organiknya maka nilai indeks erosi semakin kecil (Sulistyaningrum, et al., 2013). Kecilnya nilai indeks erosi karena persentase bahan organik dipengaruhi oleh sifat fisik bahan organik tersebut dimana di dalamnya meliputi permeabilitas, struktur dan tekstur tanah (Arifin, 2010).

  1. Faktor Vegetasi

Penebangan pohon yang berskala besar sampai habis dapat mengakibatkan kerusakan lapisan permukaan tanah karena kadar bahan organik yang berkurang, laju infiltrasi yang menurun, serta ruangan pori-pori makro yang berkurang (Widianto et al, 2002). Keberadaan suatu tegakan sangat memepengaruhi kualitas tanah. Hal ini searah dengan penjelasan Sallata (2013) yang mengatakan bahwa perbaikan infiltrasi tanah dalam menjaga keseimbangan daerah aliran sungai santa dipengaruhi oleh tagakan pinus kelas umur tua. Sealin itu, Arsyad (1983) menjelaskan bahwa terdapat 4 bagian pengaruh vegetasi dalam aliran permukaan dan erosi sebagai berikut:

  • Intersepsi hujan
  • Mempengaruhi kecepatan aliran permukaan dan kekuatan perusak air
  • Pengaruh akar dan kegiatan-kegiatan biologi berhubungan dengan pertumbuhan vegetatif dan berpengaruh pada porositas tanah.
  • Trasnpirasi yang mengakibatkan keringnya tanah.       
  1. Faktor Manusia

Peralihan fungsi hutan menjadi lahan pertanian, penggembalaan, dan pemukiman juga menyebabkan terjadinya erosi. Peralihan fungsi hutan dalam keadaan tidak terkendali menyebabkan resiko besar terjadinya erosi. Hal ini dikarenakan penggunaan lahan tidak sesuai dengan konsep konservasi sehingga aktivitas manusia tersebut menyebabkan kerusakan lahan (Suriadikusumah & Hardiansyah, 2010).

Dari faktor-faktor tersebut di atas diketahui bahwa faktor iklim, topografi dan tanah merupakan faktor yang sangat sulit dikendalikan. Sedangkan faktor vegetasi dan faktor manusia mudah untuk dikendalikan.

RECENT POSTS