Solusi Inventory Bisnis Distribusi

Menurut data yang dikumpulkan oleh pemerintah, mereka merujuk pada fakta bahwa kekuatan terbesar bagi masyarakat di Indonesia berasal dari usaha kecil atau menengah atau UKM. Dengan demikian, kita dapat mengatakan bahwa UKM adalah institusi yang harus didukung tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga oleh komunitas konsumen.

Bahkan, kami juga dapat mendukung hal itu dengan menciptakan # teknologi yang dapat memfasilitasi pertumbuhan UKM di Indonesia. Terutama bagi mereka yang terlibat dalam dunia teknologi dan pengembangan perangkat lunak, mereka pasti dapat berkontribusi dengan komponen digital.

Salah satunya adalah aplikasi gCloud yang dikembangkan oleh Adhika Satya Prawira. Kegagalan untuk mengungkapkan pengetahuan dan informasi pasar tampaknya menjadi penghalang mengapa UKM tidak dapat bekerja. Karenanya, gCloud hadir sebagai solusi, khususnya untuk mengubah masalah inventaris dan distribusi.

Konstruksi layanan

Seperti yang telah disebut, Adhika setelah melihat fakta bahwa UKM telah menjadi faktor ekonomi Indonesia yang paling penting. Namun, banyak UKM yang jauh dari mampu mengelola lebih banyak kebutuhan bisnis. Satu untuk masalah inventaris.

“Kami menawarkan solusi distribusi dalam ritel dan ritel. GCloud berbasis cloud, sehingga sangat mudah diakses untuk bisnis di UKM,” kata Adhika.

Artikel lainnya: Buku ~ Aplikasi Finansial Membantu dan mencatat bisnis Anda

Masalahnya adalah bahwa kadang-kadang mengelola aliran pengadaan untuk penjualan barang tidak semudah yang diperkirakan. Terutama jika perusahaan menyentuh skala besar, tentu saja, teknologi pendampingan dibutuhkan dan kebutuhan akan persediaan tetap maju.

Tanpa dukungan pengawalan barang masuk dan keluar, UKM akan terganggu ketika datang ke stok. Sejak 2013, Adhika telah mengembangkan aplikasi gCloud.

Dimulai dengan tesis diploma

Menjelang awal pengembangan Andhika tentang gCloud, ia sebenarnya terinspirasi oleh disertasi tugas akhir ketika ia masih kuliah.

“Pada saat itu, saya melihat banyak UKM tidak menggunakan teknologi untuk mendukung proses bisnis. Di sisi lain, ada beberapa produk perusahaan seperti SAP dan Oracle yang pasti dapat diakses oleh UKM,” kenangnya.

Layanan gCloud, yang tidak dikembangkan secara langsung, adalah layanan pertama dari jenisnya, Finabis. Finabis sendiri adalah perusahaan pemula yang mengembangkan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) untuk perusahaan kecil dan menengah.

Tantang bisnis

Tentu saja, Andika masih harus menghadapi beberapa kendala. Salah satunya terkait dengan berbagai UKM di Indonesia.

“Masalah yang sering kita temukan adalah bahwa proses bisnis usaha kecil dan menengah di Indonesia sangat beragam, bahkan dalam jenis bisnis yang sama,” kata Andhika.

Namun, ketika ada masalah, tentu saja, dengan kerja keras kita dapat menemukan solusi untuk masalah ini. Adapun masalah yang dihadapi Andika, gagasan bekerja dengan pengembang aplikasi di Bandung muncul pada saat itu.

“Baru pada sekitar tahun 2015 saya membagikan ide-idenya dan bekerja dengan salah satu perusahaan perangkat lunak di Bandung untuk mengembangkan SaaS SCM (sistem persediaan cloud) yang ditujukan untuk perusahaan kecil dan menengah,” jelasnya.

Keuntungan dari sistem Saas SCM adalah penggunaan layanan cloud computing. Oleh karena itu, konsumen nantinya dapat mengkonfirmasi saldo barang dan pergi untuk memastikan barang dikirimkan kepada konsumen tepat waktu.

GCloud adalah sistem yang secara otomatis “memahami” bahwa bisnis Anda berjalan lebih baik. GCloud dapat mengukur kapan Anda harus mulai membangun kembali produk Anda karena inventaris Anda kosong, ketika Anda harus menghentikan pengiriman ke gudang karena inventarisnya masih tinggi. GCloud seperti mesin akuntansi, jadi tidak harus menggunakan akuntan profesional, ā€¯jelasnya secara rinci.

Baca juga: