Kata Depan antara

Kata Depan antaraKata Depan antara

Kata depan antara digunakan dengan aturan sebagai berikut.

  1. Untuk menyatakan “jarak”, digunakan di depan dua buah kata benda yang menyatakan tempat yang dirangkaikan dengan kata depan dan.

Contoh:

  1. Banjir melanda daerah antara Bekasi dan Karawang.
  2. Jarak antara Jakarta dan Bogor hanya 60 km.
  3. Bedanya antara langit dan bumi.

 

  1. Untuk menyatakan “adanya dua pihak”, digunakan di muka dua buah kata benda yang menyatakan orang atau yang diorangkan, yang dirangkaikan dengan kata depan dengan.

Contoh:

  1. Perang antara Iran dan Irak semakin hebat.
  2. Perundingan antara Indonesia dan Malaysia sedang berlangsung.
  3. Perdamaian antara Mesir dan Israel tidak bisa kekal.

 

  1. Untuk menyatakan “suatu tempat, suatu saat, suatu keadaan atau hal”, digunakan di muka dua buah kata benda yang menyatakan tempat atau waktu (atau di muka dua buah kata lain yang menyatakan keadaan) yang dirangkaikan dengan kata depan dengan.

Contoh:

  1. Tabrakan itu terjadi di jalan raya antara Yogyakarta dan Solo.
  2. Pencarian itu terjadi antara pukul tiga dan pukul empat pagi.
  3. Antara tidur dan jaga saya mendengar suara ketukan pintu.

 

Kata Depan kepada

Kata depan kepada digunakan dengan aturan sebagai berikut.

  1. Untuk menyatakan “tempat yang dituju”, digunakan di muka objek dalam kalimat yang predikatnya mengandung pengertian “tertuju terhadap sesuatu”.

Contoh:

  1. Personalia itu telah dilaporkan kepada Gubernur.
  2. Harus melapor dulu kepada bagian keamanan.
  3. Kami akan minta bantuan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Catatan:

Kalau kata depan ke menyatakan “arah tempat yang sebenarnya” maka kata depan kepada menyatakan “arah tempat yang tidak sebenarnya”. Bandingkan contoh berikut;

– Kembali ke desa.

– Kembali kepada UUD 1945.

 

Untuk menyatakan “arah yang dituju”, dapat digunakan sebagai varian kata depan akan.

Contoh;

  1. Ia takut sekali kepada hantu.
  2. Kami selalu ingat kepada ibunya.
  3. Dia sudah lupa kepada kewajibannya.

 

Kata Depan akan

Kata depan akan dengan aturan sebagai berikut.

  1. Untuk menunjuk objek, digunakan di dalam kalimat yang predikatnya menunjukkan sikap batin.

Contoh:

  1. Saya masih ingat akan peristiwa bersejarah itu.
  2. Dia baru sadar akan keluarganya.
  3. Kami sudah bosan akan lagu-lagu itu.

 

  1. Untuk menguatkan kata yang berada di belakangnya, dapat digunakan sebagai tumpuan kalimat. Dalam hal ini dapat diganti dengan kata tentang, mengenai, atau adapun.

Contoh:

  1. Akan budi baikmu itu, tentu tak bisa kami lupakan.
  2. Akan hutang-hutangmu itu tidak usahlah terlalu kau pikirkan.
  3. Akan sawah dan ladang di sana, biarlah diurus oleh paman Hasan.

Catatan:

Sebagai penunjuk “maksud” atau “tujuan”, kata depan akan sebaiknya tidak digunakan. Kedudukannya lebih baik diganti dengan kata untuk.

Contoh:

  1. Daunnya baik akan obat sakit perut.

(sebaiknya diganti dengan: Daunnya baik untuk obat sakit perut)

  1. Latihan diadakan akan mempertinggi kemampuan.

(sebaiknya diganti dengan: Latuhan diadakan untuk mempertinggi kemampuan.

  1. Disediakan uang akan biaya rapat itu.

(sebaiknya diganti dengan: Disediakan uang untuk rapat itu.


Baca juga: