Transformasi digital, Big Agent hubungkan pekerja dan pemilik bisnis

Transformasi digital, Big Agent hubungkan pekerja dan pemilik bisnis

Transformasi digital, Big Agent hubungkan pekerja dan pemilik bisnis

online marketplace Business-to-Business, menghadirkan inovasi teknologi untuk mendukung ekonomi digital lewat platform Big Agent.

Pendiri dan CEO Ralali.com, Joseph Aditya, mengatakan platform ini adalah komitmen memperkuat ekosistem digital demi menciptakan konektivitas dan inklusivitas.

“Kami ingin membawa platform ini sebagai wadah sumber day amanusia berbasis pekerja lepas

melek teknologi, yang mampu menghubungkan jutaan manusia, sehingga pemerataan akses untuk bisnis pun mudah didapat,” ujar Joseph dalam konferensi pers “Rise of Digital Enterprise” di Jakarta, Kamis.

Hingga kini sudah ada 300.000 pengguna Big Agent dari 25 provinsi di Indonesia yang didominasi Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, Semarang, Padang dan Palembang.

Para pengguna yang disebut Sobat Agent ini terdiri dari orang-orang yang rentang usianya kebanyakan antara 21-25 tahun.

Menurut Joseph, platform tersebut dapat membantu memangkas jarak dan waktu bagi pelaku

bisnis. Selain itu, mereka juga bisa memperluas bisnis dan produk pada sasaran yang tepat karena platform ini menghubungkan pelaku bisnis dan pasarnya.

Berdasarkan data Ralali.com, ada ratusan ribu pekerjaan dalam platform tersebut. Tiga layanan pekerjaan yang diberikan Big Agent terhadap pelaku bisnis meliputi surbei pasar (14,29 persen), promosi (74,52 persen) dan akuisisi (4,25 persen).

Menurut Chief Technology Officer Ralali.com, Irwan Suryadi, data-data yang dikumpulkan

pengguna Big Agent akan jadi salah satu mesin utama big data yang digarap untuk mengenal konsumen lebih baik serta memetakan pola transaksi pembeli.

Alexander Lukman, Chief Operating Officer Ralali.com, menambahkan pengolahan data itu jadi rujukan tepat sasaran untuk memahami kebutuhan ekosistem digital.

 

sumber :

https://www.ilmubahasainggris.com/seva-mobil-bekas/