Regression Testing

Table of Contents

Regression Testing

Regression Testing
Regression Testing

Merupakan aktivitas yang membantu untuk memastikan sebuah perubahan (yang berkaitan dengan testing atau penjelasan lain) tidak menghasilkan perilaku yang tidak diharapkan atau error tambahan
Regression tes terdiri dari 3 kelas, yaitu:
— Sebuah Contoh yang mewakili tes yang akan menguji semua fungsi software
— Tes tambahan yang berfokus pada fungsi software yang tampak yang akan berubah akibat perubahan lain
— Tes yang berfokus pada komponen software yang telah berubah
Validation testing
Uji Validasi : Software yang berintegrasi diuji berdasarkan pada kebutuhan untuk memastikan bahwa kita memiliki produk yang benar.
— Fokus-nya adalah untuk meng-uncover error pada:
– Input/output sistem
— – Informasi fungsi sistem dan data
— – Interface sistem dengan bagian eksternal
— – User interface
— – Perilaku dan performance sistem
Penguji validasi : uji engineer pada orang-orang ITG atau SQA.

Uji Sistem
Uji sistem: Sistem software diuji keseluruhan. Ini memverifikasi semua elemen secara langsung untuk memastikan bahwa semua fungsi dan performance sistem diterima dalam lingkungan target.
Terbagi menjadi 4 bagian yaitu
— Recovery Testing : sistem tes yang menekan software untuk gagal dengan cara yang bervariasi dan memverifikasi perbaikan sendiri dengan baik
— Security Testing : usaha untuk memverifikasi mekanisme perlindungan yang dibuat dalam sistem apakah akan melindunginya dengan semestinya.
— Stress Testing : didesain untuk menghadapi program dengan situasi abnormal.
— Performance Testing : didesain untuk menguji performa software ketika bekerja dalam konteks pengintegraian sistem.
— Pengujian instalasi : didesain untuk menguji prosedur instalasi dan software pendukungnya
Area fokus adalah:
— Fungsi dan performance sistem
— Reliability(ketersediaan) dan recoverability (kemampuan menutup/recovery test) sistem
— Instalasi (uji instalasi) sistem
— Perilaku pada kondisi tertentu (uji tekanan dan load) sistem
— Operasi user (acceptance test/alpha test/) sistem
— Integrasi dan kolaborasi hardware dan software
— Integrasi software eksternal dan sistem
Penguji sistem : uji engineer pada orang-orang ITG atau SQA.
Saat sebuah sistem akan dikeluarkan sebagai sebuah produk software, suatu proses pengujian yang disebut pengujian beta sering digunakan.
Rencana Uji
Rencana uji berhubungan dengan mengeset standar untuk pengujian proses dibanding penggambaran pengujian produk.
Test plan/rencana uji terdiri atas:
– standar untuk proses pengujian
– resource yang diperlukan (hardware, software dan engineer)
– jadwal pengujian (pengujian task dan milestones)
– uji item (apa yang harus diuji)
– prosedur recording test
(hasil test harus secara sistematis direkam)
– constraint
Test planning adalah sebuah dari suatu test manager.
Sebuah test plan adalah output dari perencanaan.
(Gambar berikut)

Baca Juga :