Hari Pertama UNBK, Laman Website Kemdikbud Justru Di Jahili Hacker

Hari Pertama UNBK, Laman Website Kemdikbud Justru Di Jahili Hacker

Hari Pertama UNBK, Laman Website Kemdikbud Justru Di Jahili Hacker

Hari ini (02/04/2018) adalah hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan yang laksanakan secara serentak di seluruh sekolah di Indonesia.

Namun ada satu hal menarik terkait pelaksanaan UNBK untuk sekolah kejuruan tahun ajaran 2018

ini. Laman website milik Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pada Senin siang (02/04/2018) terlihat menjadi korban peretasan oleh oknum hacker yang belum di ketahui identitasnya.
Muat Lebih

Peretas Situs PN Jakarta Pusat ditangkap, Cuma Lulusan SDHacker Iran Retas Sejumlah Situs Milik Pemerintah ASSitus Bareskrim Polri diretas, Tampilkan Wajah Novel Baswedan

Salah satu sub-domain milik Kemdikbud yang berlamat di http://un.kemdikbud.go.id/ terlihat berbeda seperti biasanya. Laman website yang sedianya berisi informasi tentang UN dan USBN (ujian sekolah berstandar nasional) menampilkan pesan yang mengindikasikan jika website tersebut telah di susupi oleh peretas.
Baca Juga : Usai Di Tangkap KPK, Hacker Retas Website Pemkab Jombang Sindir Sang Bupati

Tampilan home website bagian atas tersebut menyertakan kalimat bertuliskan “You got hacked – 206 #un2018hacked – Prestasi Penting, Jujur yang Utama!” tanpa ada jejak pelaku atau nick name yang tertinggal seperti insiden peretasan seperti pada umumnya.

Namun untuk menu dan navigasi lainnya dari sub domain website kemdikbud tersebut masih

nampak normal dan bisa di akses seperti biasanya

Belum di ketahui motif pelaku atas aksi peretasan ini. Ketika recode.ID berusaha mengkonfirmasi insiden peretasan ini ke pihak kemdikbud melalui laman sosial media mereka, sejauh belum ada tanggapan dari pihak terkait.

Hingga berita ini di terbitkan laman website di maksud masih dalam keadaan di retas. Belum ada informasi apakah hanya sub-domain kemdikbud saja yang menjadi target serangan ataukah situs utama mereka juga telah di susupi hacker.

 

Baca Juga :