Penjualan Terus Merosot, Musim Gugur Sony Terus Berlanjut

Penjualan Terus Merosot, Musim Gugur Sony Terus Berlanjut

Penjualan Terus Merosot, Musim Gugur Sony Terus Berlanjut

Sony terpaksa menurunkan prospek penjualan untuk smartphone, karena pendapatan di divisi

Produk & Solusi Elektronik tercatat merosot di Q1-2019.

Dalam laporan pendapatannya untuk kuartal yang berakhir 30 Juni 2019, Sony mengatakan hanya akan menjual 4 juta smartphone di FY19, turun dari perkiraan yang ditetapkan pada April lalu sebelumnya sebesar 5 juta.

Penghasilan dalam unit Produk Elektronik, yang meliputi smartphone dan elektronik konsumen

tercatat turun sebesar 15%, hanya mencapai JPY84 miliar (US$ 776 juta).

Selain smartphone, perusahaan juga memangkas prospek pendapatan setahun penuh untuk konsol game PlayStation 4, menyusul penurunan penjualan Q1 fiskal.

Target penjualannya untuk tahun yang berakhir Maret 2020 mendayang, juga dipangkas menjadi JPY8,6 triliun, JPY200 miliar lebih rendah dari perkiraan pada bulan April. Prediksi laba JPY810 miliar tidak berubah.

Di tingkat grup, Sony melaporkan penurunan pendapatan 1,9% menjadi JPY1,9 triliun pada Q1,

dan pada gilirannya laba bersih terpangkas hingga 33% menjadi JPY152 miliar.

Dengan kinerja yang terus menurun, tak dapat dipungkiri, Sony kini tengah mengalami jalan terjal. Agresifitas para pesaing, telah membuat raksasa Jepang kehilangan market share yang signifikan.

Sony bahkan tidak mengimbangi mampu vendor-vendor China yang semakin agresif. Padahal merek-merek China seperti Oppo, Vivo, Huawei, Xiaomi, baru hadir di pasar belum terlalu lama, 5-10 tahun lalu.

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/