Kolaborasi ITS – ITB untuk Kembangkan Potensi Maritim Indonesia

Kolaborasi ITS – ITB untuk Kembangkan Potensi Maritim Indonesia

Kolaborasi ITS – ITB untuk Kembangkan Potensi Maritim Indonesia

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi ekonomi dan bahari yang melimpah, namun sayangnya potensi bahari ini masih kalah dengan negara Asia Tenggara lainnya, Thailand dan Singapura.

Hal ini diungkapkan oleh Ir Rizki Handayani Mustafa, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I

, Kementerian Pariwisata RI dalam Seminar Nasional Kemaritiman di Gedung Research Center ITS, Sabtu (23/2/2019).

Seminar ini dihelat oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai rangkaian menjelang peringatan 100 tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia pada tahun 2020 mendatang. Seminar kali ini mengambil tema Pengembangan Sains dan Teknologi Kemaritiman untuk Pengembangan Berkelanjutan.
Baca Juga:

Kali Pertama, ITS Resmi Lantik Rektor Baru di Era PTN-BH
ExxonMobil Jawab Tantangan Mahasiswa ITS di Dunia Hulu Migas
ITS Masuk Peringkat Bergengsi Dunia
Professor Summit, Wadahi Pemikiran Para Guru Besar untuk Bangsa
Mahasiswa ITS Temukan Solusi Baru Pelihara Panel Listrik

Padahal, menurut Rizki yang diundang sebagai pembicara utama seminar, pariwisata berbasis laut merupakan sektor yang menjanjikan dan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

“Kementerian Pariwisata akan mengembangkan sepuluh destinasi wisata baru di Indonesia, tujuh di antaranya berbasis maritim,” ungkapnya.

Dikatakan perempuan yang kerap disapa Kiki ini, kerjasama harus dilakukan untuk

mempersiapkan pengembangan pariwisata pesisir. Antara lain kerjasama dengan pemerintah lokal untuk menata dan mempersiapkan aksesibilitas menuju tempat wisata, serta kerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk mempersiapkan kebijakan terkait harga tiket pesawat.

“Ini karena mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Indonesia masih menggunakan maskapai penerbangan LCC (low-cost carrier),” jelasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Kiki, Kementerian Pariwisata juga berperan menginisiasi pembinaan

masyarakat di kawasan wisata pesisir, serta menyusun masterplan di daerah tersebut untuk mengembangkan dan menatanya. Investor juga berperan dalam mengembangkan utilitas di kawasan tersebut, sehingga perlu kebijakan agar investor dengan mudah masuk dan berperan dalam industri wisata bahari.

 

Sumber :

https://situsiphone.com/