IBT Petra Pertemukan 14 Tenant, Ini Tujuannya

IBT Petra Pertemukan 14 Tenant, Ini Tujuannya

IBT Petra Pertemukan 14 Tenant, Ini Tujuannya

Business Matching yang merupakan kegiatan utama Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) Petra digelar pada Kamis, 3 Oktober 2019 di Ruang Pelangi Hotel Shangrilla Surabaya, Jl Mayjen Sungkono no 120, Surabaya.

“Business Matching merupakan pertemuan 14 tenant asuhan IBT Petra dengan investor potensial. Sehingga harapannya dari pertemuan ini akan ada yang invest di tenant asuhan Petra sekaligus mendukung IBT Petra,” ungkap Felix Pasila, S.T., Ph.D., selaku kepala Sentra Inovasi dan Kewirausahaan UK Petra.

Dalam Forum Nasional Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) pada Desember 2018, pemerintah melalui

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) mendorong perguruan tinggi memiliki (IBT) yang produktif. Salah satu dukungan pemerintah pada 2019, Kemenristekdikti memberikan hibah sebanyak Rp 300 juta pada 25 IBT yang ada di Indonesia, salah satunya UK Petra.
Baca Juga:

Pemerintah Gandeng UK Petra Majukan Desa Jarak sebagai Desa Wisata Indonesia
Amal untuk Anak Berkebutuhan Khusus, UK Petra Adakan Clown Night
AMA Surabaya Adakan Seminar Destination Branding
Undivied Differences, Upaya UK Petra Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa
UK PETRA Kembali Jadi Tuan Rumah ASP

IBT Petra ini sendiri berdiri sejak September 2018, sebagai bagian dari Pusat Penelitian di

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UK Petra. IBT Petra berfokus melayani startup di bidang Energi Terbarukan dan IT yang berada di wilayah Jawa Timur.

“Total tenant yang kami asuh hingga saat ini 14 tenant baik itu dari mahasiswa-dosen, masyarakat umum atau startup di bidang energi terbarukan atau startup IT,” urai Felecia, S.T., M.Sc., selaku Asisten Manajer Komersialisasi IBT Petra.

Pada 3 Oktober 2019 , sebanyak 14 tenant ini melakukan pitching ide bisnis sekaligus

memperlihatkan prototype barang yang telah dibuat dan siap dipasarkan. Acara Business Matching ini menghadirkan investor besar dari Jakarta dan Surabaya.

Diantaranya Kiwi Aliwarga, pemilik dan pendiri UGM Idealabs, Diyanto Imam, Accelator Director New Energy Nexus, Nani Hastuti CEO HBM Grup Indonesia, KADIN, HIPMI, Jatim Ventura, BRI Ventura Investama, Bank BNI, Bank BCA, Bank Mayapada, Bank Mandiri, PT. Telkom, Desperindag Jatim, Koperasi Karyawan UK Petra, Kanitra Petra, Direktorat Inovasi Kerjasama dan Kealumnian ITS dan beberapa investor privat.

 

Baca Juga :