Kemendikbud: PAUD itu Tempat Bermain

Kemendikbud: PAUD itu Tempat Bermain

Kemendikbud PAUD itu Tempat Bermain

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sekjen Kemendikbud), Didik

Suhardi, menyoroti lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang masih memprioritaskan pelajaran membaca, menulis dan berhitung (calistung). Saat Kemendikbud kali pertama memberikan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk lembaga PAUD pada 2016, ada sekitar 190.000 lembaga PAUD.

Saat ini jumlahnya 246.000 lembaga PAUD di berbagai wilayah Indonesia. Didik pun meminta pendidikan karakter menjadi hal yang diprioritaskan dalam PAUD, bukan calistung. ”Pendidikan karakter harus ditekankan di PAUD, bukan calistung. Masuk SD tidak boleh ada tes calistung karena pendidikan di lembaga PAUD bukan untuk mengajarkan calistung,” ujar Didik.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan

Pendidikan, khususnya Pasal 69 Ayat (5), menyebutkan penerimaan peserta didik kelas I SD/MI atau bentuk lain yang sederajat tidak berdasarkan hasil tes kemampuan calistung atau bentuk tes lain.

Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) juga menyebut usia merupakan satu-satunya syarat calon peserta didik kelas I SD, yaitu berusia tujuh tahun atau paling rendah enam tahun pada 1 Juli tahun berjalan. Didik mengatakan, kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pendidikan prasekolah tinggi. Yang masih menjadi persoalan adalah standardisasi penyelenggaraan lembaga PAUD, termasuk pengajaran calistung pada anak-anak usia dini.

”PAUD itu filosofinya tempat bermain. Oleh karena itu harus diluruskan,” katanya. Mendikbud akan

membuat surat edaran ke SD-SD supaya tidak memberlakukan tes calistung pada calon peserta didik kelas I. Menurut Didik, saat ini terjadi kesalahpahaman praktik pendidikan di jenjang PAUD dan SD. SD memberlakukan tes calistung untuk calon peserta didik kelas.

“Nah, otomatis lembaga PAUD terpaksa mengajarkan calistung kepada anak-anak usia dini. Padahal yang harus ditekankan dalam penyelenggaraan lembaga PAUD adalah penerapan pendidikan karakter untuk anak usia dini,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/LHPDD3W