Mengajarkan Mengaji pada Anak

Mengajarkan Mengaji pada Anak

Bagi Anda yang beragama Islam, mengajarkan mengaji kepada anak harus dimulai sejak dini. Belajar mengaji memang bukan perkara mudah, tetapi tidak sulit juga. Hanya saja dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran untuk mengajarkannya.

Agar anak tidak merasa bosan, sebaiknya Anda mengatur waktu belajar mengaji. Pasalnya, anak juga memiliki cukup banyak kesibukan. Mereka harus sekolah umum dan belajar pada malam hari.

Berikut ini adalah 4 waktu yang tepat untuk mengajarkan mengaji pada anak. Yuk, disimak!

Setelah Salat Wajib

Agar anak lancar mengaji, Anda dapat membiasakan belajar mengaji setelah salat wajib. Jadi, anak-anak terbiasa mengaji lima kali dalam sehari. Hal tersebut sekaligus mengajarkan perilaku disiplin pada anak.

Setelah salat wajib merupakan waktu mengajarkan sekaligus membiasakan mengaji bagi anak. Awalnya, Anda dapat mengajari anak dengan membaca potongan ayat yang sederhana. Lalu, anak dapat membacanya sendiri setelah salat. Sekali waktu selama sehari Anda menyimak bacaan dan memberikan penilaian.

Sore Hari

Salah satu waktu mengajarkan mengaji yang tepat adalah sore hari, tepatnya setelah Salat Asar. Sore hari merupakan waktu yang longgar. Anak sudah pulang sekolah, sudah mandi, dan sudah makan. Tidak perlu terlalu lama, cukup luangkan waktu satu jam saja untuk intensif mengajarkan mengaji kepada anak.

Waktu yang cukup efektif misalnya pukul 15.30 sampai dengan 16.30. Jam-jam tersebut merupakan waktu istirahat sehingga anak dapat belajar dengan santai. Anda sendiri mungkin telah rehat dari aktivitas.

Pagi Hari

Pagi hari merupakan saat yang tepat untuk memulai segala aktivitas. Dengan kondisi tubuh yang masih bugar, anak akan lebih bersemangat untuk belajar.

Cukup sediakan waktu maksimal satu jam pada pagi hari, anak pun akan terampil mengaji. Caranya cukup mudah, mintalah anak untuk membaca potongan ayat suci, beri contoh yang tepat. Selain itu, ajarkan juga hukum bacaan ayat suci. Anda dapat mengajarkan cara membacanya dengan tepat dan benar.

Waktu di Antara Magrib dan Isya

Waktu yang cukup efektif berikutnya adalah antara maghrib dan isya. Pada masa tersebut anak dalam kondisi istirahat dari segala aktivitas.

Sebagai salah satu tips, setelah menunaikan Salat Magrib, Anda dapat mengajarkan mengaji kepada anak sampai sebelum Salat Isya. Meskipun waktunya tidak terlalu lama, dengan dibiasakan terus-menerus, anak juga akan cepat terampil.

Waktu antara maghrib dan isya juga sangat efektif untuk menghentikan anak menonton televisi pada jam-jam tersebut. Andaikan harus belajar pelajaran di sekolah juga kurang efektif. Lebih baik anak memanfaatkan waktu yang cukup singkat itu untuk belajar mengaji.

Belajar mengaji memang tidak hanya sebatas anak bisa membaca kitab suci. Akan tetapi, anak juga harus membacanya dengan fasih dan tepat. Caranya dapat diawali dengan membaca ayat-ayat pendek, kemudian dilanjutkan dengan membaca ayat suci secara menyeluruh. Anda juga dapat mengajarkan membaca makna dan maksud ayat tersebut, agar anak memiliki pengetahuan tentang makna ayat yang dibacanya.

Sebagai orang tua, Anda adalah teladan bagi anak. Akan tetapi, saat keterampilan mengaji Anda juga kurang baik atau Anda memiliki kesibukan yang sulit ditinggalan, Anda dapat meminta guru privat untuk mengajarkan mengaji kepada anak. Anda memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan ilmu agama sejak dini kepada anak. Belajar mengaji juga merupakan salah satu ilmu agama yang harus dimiliki anak sebagai bekal nanti.

Sumber : http://www.bookmerken.de/?url=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id