MPLS Meminimalisir Keterlibatan Kakak Kelas

MPLS Meminimalisir Keterlibatan Kakak Kelas

MPLS Meminimalisir Keterlibatan Kakak Kelas

SUMUR BANDUNG – Hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Bandung kemarin (19/7) berjalan lancar. Para siswa baru kelas X mengikuti acara demi acara yang diselenggarakan pihak sekolah.

Sistem orientasi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mana pihak sekolah

menghilangkan perpeloncoan serta meminimalisir keterlibatan siswa senior. Ini sesuai Permendikbud Nomor 18 tahun 2016.

Menurut Ketua Pelaksana MPLS SMAN 5 Bandung Soni Liam, Permendikbud tersebut menambah aspek kebahagian dan kesenangan. Tahun lalu, waktu pelaksanaan MPLS di sekolah ini berbeda, yakni masuk pukul 05.30 dan pulang 17.30. Untuk tahun ini, masuk atau kumpul acara pada pukul 07.00 dan pulang pukul 14.30.

”Aspek lain seperti tugas untuk hari pertama dan kedua ditiadakan, untuk hari selanjutnya saat

pengenalan ekstrakulikuler mengkondisikan dengan pengelola lapangan,” ujar Soni.

Dia mengatakan, para siswa diberi materi oleh guru BK, yang mana isi materinya sudah diatur dalam Permendikbud nomor 18 tahun 2016, seperti hiburan, tata tertib, dan pengenalan sekolah.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 5 Bandung Jajang Priatna

mengungkapkan, MPLS berfungsi menanamkan nilai-nilai moral dan agama kepada para siswa kelas X. Agar ke depannya menjadi generasi yang bisa membanggakan orang tuanya. ”Saya dalam kesempatan kali ini ingin menekankan kepada siswa kelas X untuk menjadi generasi yang bisa membanggakan orang tuanya, untuk bisa ke arah sana perlu tiga hal. Pertama, menghasilkan produk. Dengan belajar di sini, kami ingin mencetak produk unggulan yaitu menjadi anak yang soleh. Kedua, menimba ilmu. Dengan datang belajar di sini mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Ketiga, dapat berbagi. Sekolah sesuai dengan konsep amal jariyah, kita dituntut untuk selalu senang berbagi, apa yang didapat dari sekolah ini kemudian dibagi,” ungkap Jajang.

Selama MPLS, alat komunikasi siswa berupa HP ditahan panitia. Hal ini agar para siswa dapat konsuntrasi mengikuti semua rangkaian acara.

 

Sumber :

https://vhost.id/soal-latihan-teks-prosedur/