Manfaat Kegagalan

Table of Contents

Manfaat Kegagalan

 

Manfaat Kegagalan
Menurutku, jika menginginkan pelangi, kau harus mau menerima hujan ( Dolly Parton )

Pada saat kita mengalami kegagalan, rasanya dunia seakan berhenti berputar. Tidak jarang, kita merasa bahwa orang di sekeliling kita justru menertawakan kesalahan yang kita buat.
Pernahkah kita bertanya pada diri kita sendiri, apa sih manfaat kegagalan? Lalu, kita akan menjawab dengan pasti, nggak ada. Nah, untuk itulah diperlukan sikap positive thinking untuk menyikapinya. Adalah sesuatu yang wajar bila kita sesekali mengalami kegagalan.
Kegagalan akan memberikan sudut pandang baru tentang diri kita dan hal – hal lain yang kita lakukan. Sebenarnya, ada semacam perasaan bebas jika kita mengalami kegagalan dan kemudian mampu untuk bangkit kembali dan menemukan bahwa dunia di sekeliling kita masih terus berputar.
Kegagalan akan memberikan kebebasan dan motivasi untuk terus mencoba berbagai hal yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Saat kita menyadari bahwa kegagalan itu tidak menimbulkan suatu akibat yang fatal, maka kita akan terus terdorong untuk mengambil resiko dan mencoba hal – hal yang baru.
Kegagalan akan membuat kita lebih mampu memahami orang lain. Mengapa? Karena orang lain kadang – kadang juga mengalami kegagalan. Jadi, apa salahnya kalau kita merasakan hal itu sesekali? Lagipula, saat kita megalami kegagalan dalam melakukan sesuatu, kita bisa memandang mereka secara berbeda. Kita menjadi menyadari bahwa banyak jalan untuk meraih kesuksesan dan banyak jenis keahlian – beberapa yang kita miliki, beberapa yang tidak yang kita miliki. Wawasan kita pun tidak lagi sempit.
Kegagalan memungkinkan kita untuk segera melakukan hal lain – dan hal lainnya lagi setelah itu. Kita juga tidak akan sering menunda – nunda pekerjaan.
Kegagalan akan mengajarkan pada diri kita bahwa ada beberapa tingkatan keberhasilan. Dunia ini tidak selalu hitam putih. Kita tidak harus menjadi yang terbaik dalam melakukan sesuatu atau dalam bersenang – senang.
Kegagalan akan mengajari diri kita bahwa gagal dalam suatu hal adalah normal. Dan, kegagalan itu perlu. Bahkan, kegagalan itu diinginkan. Kita bisa mempelajari banyak hal dari kegagalan – tetapi kita harus mau mengalami banyak hal.