Prinsip Dualitas Dalam Kehidupan

Prinsip Dualitas Dalam Kehidupan

Prinsip Dualitas Dalam Kehidupan

Satu hal yang benar-benar milik Anda yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidup Anda. Sehingga jika Anda bisa mengendalikannya, segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.

Ada 2 buah bibit tanaman yang terhampar di sebuah ladang yang subur. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku dalam-dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, dan kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.”

Dan bibit itu tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”

Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan mencaploknya segera.

Hidup adalah sebuah pilihan, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. kita memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kita memilih bagaimana orang-orang disekeliling terpengaruh oleh keadaan kita. Kita memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihan bagaimana kita hidup. Tiap hari Anda dapat memilih apakah Anda akan menikmati hidup atau membencinya.

Hidup memang selalu memiliki dua sisi mata koin, segala hal selalu berpasang-pasangan. Ketika kita tiba pada sisi yang tampak buruk, itu bukanlah akhir. Karena kita masih memiliki pilihan untuk menanggapinya dari sudut yang positif atau negatif. Maka berpikirlah positif, rasakanlah dan pelajarilah apa yang berada di balik semua itu. Carilah pelajaran dan keuntungan dari semua keadaan yang tidak menguntungkan itu. Sudut pandang inilah yang mampu membuat kita dapat melewati semua krisis dan mengubahnya menjadi kesempatan didalam jalan kehidupan kita. Berpikir positif akan mengaktifkan gen-gen (informasi dasar didalam tubuh kita) untuk menciptakan keadaan yang baik bagi tubuh kita. Mengaktifkan sel-sel otak dan tubuh untuk menghasilkan hormon-hormon yang bermanfaat.

Prinsip dualitas (keberpasangan) bekerja untuk segalanya. Ini adalah sebuah hukum Alam yang pasti. Allah SWT Berfirman: Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah (QS Adz Dzaariyaat, 51:49). Hal inilah yang menjadikan segala sesuatu selalu memiliki dua sisi. Ada depan-belakang, siang-malam, kekuatan-kelemahan dan sebagainya.

Tak peduli betapa segala sesuatu timpang, tak perduli segala sesuatu akan berakhir, akan selalu ada ruang untuk memilih. Pertahankanlah sudut pandang yang positif. “Tuhan akan sesuai dengan apa yang kita pikirkan”. Maha pertahankalah dan berjuanglah selalu untuk selalu dalam keadaan positif.

Sumber : https://filehippo.co.id/