Korpri Gelar MTQ Tingkat Nasional Ke-4 di Jakarta

Korpri Gelar MTQ Tingkat Nasional Ke-4 di Jakarta

Korpri Gelar MTQ Tingkat Nasional Ke-4 di Jakarta
Korpri Gelar MTQ Tingkat Nasional Ke-4 di Jakarta

Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) IV Tingkat Nasional 2018 di Jakarta, 11-17 November 2018.

Kegiatan MTQ kali ini bertemakan ‘Dengan MTQ Korpri Wujudkan Anggota Korpri yang Berpikir dan Bekerja Cerdas serta Berakhlakul Karimah’. Kegiatan ini juga dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-47 Korpri yang jatuh setiap 29 November.

Ketua Panitia Nasional HUT ke-47 Korpri Ukus Kuswara mengatakan, MTQ ke-4 ini digelar

dimaksudkan dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT melalui pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Alquran, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai anggota Korpri.

“MTQ Korpri telah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan

juga di kementerian dan lembaga non-pemerintah yang akhirnya bermuara di tingkat nasional. MTQ Korpri Tingkat Nasional akan memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional selain uang pembinaan,” ujar Ukus, yang juga Sekretaris Kementerian Pariwisata itu, dalam rilisnya, Jumat (9/11).

Ukus mengatakan, kegiatan tahun ini juga mendapat dukungan dari Pemprov DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Seperti diberitakan, MTQ Korpri Tingkat Nasional pertama diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2012 lalu.

“Khusus MTQ Nasional dilaksanakan dua tahun sekali dalam rangka HUT Korpri sejak 2012. Pada

2014, MTQ Korpri Tingkat Nasional ke-2 digelar di Banda Aceh dan MTQ Korpri Tingkat Nasional ke-3 dilaksanakan di Samarinda pada 2016 lalu,” terang pria asal Jawa Barat itu menambahkan.

MTQ Korpri Tingkat Nasional ke-4 tahun ini rencananya dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang akan diikuti oleh para kafilah yang mewakili 34 provinsi dan 76 kementerian/lembaga.

 

Baca Juga :