Ingin Bersaing dan Banyak Murid, Sekolah Swasta Harus Lakukan Ini

Ingin Bersaing dan Banyak Murid, Sekolah Swasta Harus Lakukan Ini

Ingin Bersaing dan Banyak Murid, Sekolah Swasta Harus Lakukan Ini
Ingin Bersaing dan Banyak Murid, Sekolah Swasta Harus Lakukan Ini

Persaingan pendidikan terletak pada kualitas pendidikan. Dengan begitu, setiap yayasan atau sekolah swasta harus memacu kualitas. Artinya, jika ingin tetap bersaing dan memiliki murid setiap tahun harus lebih baik dibandingkan sekolah negeri.

Hal itu ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy ketika

meresmikan Edotel SMK Pariwisata Aisyiyah Padang, Sumatera Barat, Jumat (6/7).

“Jika kualitasnya rendah, tentu tidak banyak orang tua siswa yang mau menyekolah anaknya di sekolah swasta. Sebab, sekolah negeri saat ini, selain kualitasnya baik, juga tidak dipungut biaya,” katanya.

Selain menggencarkan terobosan baru, terang Muhadjir, sekolah swasta juga dituntut memperbaiki kualitas di semua sisi. Mulai dari sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik yang mumpuni. Mustahil, kualitas sekolah muncul, jika tidak ditukangi SDM berkompeten.

“Kualitas akan dengan sendirinya memunculkan ketertarikan. Nah, daya tarik itu yang mengajak

siswa untuk bersekolah,” terang Pak Menteri.

Misalnya saja, kata Muhadjir, seperti SMK Pariwisata Aisyiyah yang akan membangun Edotel atau hotel pendidikan untuk siswa yang akan menjalani praktik lapangan. Terobosan ini masuk dalam empat program keahlian yang didorong oleh pemerintah. Masing-masing kelautan, pariwisata, pertanian produktif dan bidang kreatif.

“Kita mendukung langkah masyarakat yang ingin membangun sekolah. Tapi tentu harus

melengkapi ketentuan yang ada dan dengan kualitas yang lebih baik,” tuturnya.

Ketua PW Aisyiyah Sumbar, Meiliarni Rusli mengatakan, salah satu faktor lahirnya sekolah pariwisata ini, dilatarbelakangi potensi destinasi wisata yang ada di Sumbar dan Indonesia secara luas.

Rencananya, sekolah tersebut akan dibangun hotel bintang tiga dengan bangunan tiga lantai. Dengan kapasitas 40 kamar, yang kelak menjadi tempat praktik siswa SMK Pariwisata Aisyiyah. “Kami baru punya lahan dan mengumpulkan dana untuk membangun Edotel SMK Pariwisata Aisyiyah,” katanya.

 

Baca Juga :