Memilih Teman Sebangku

Memilih Teman Sebangku

Memilih Teman Sebangku
Memilih Teman Sebangku

 

Memilih teman sebangku atau teman satu meja di sekolah memang susah-susah gampang. Teman sebangku itu bagaikan partner kerja yang harus bisa saling mendukung satu sama lain baik dalam suka maupun duka. Karena, sebagai teman yang berlokasi terdekat saat proses belajar mengajar berlangsung di kelas, sedapat mungkin jadikan teman sebangku kita adalah “soul mate” bagi kita. Mengapa demikian?

Teman sebangku harus mampu memahami kondisi satu sama lain. Siap untuk saling bantu-membantu agar kegiatan belajar kedua belah pihak di kelas bisa berlangsung dengan lancar. Namun, jangan dilakukan saat ujian berlangsung ya, sobat. Sebab akan disebut saling mencontek namanya. He..he..

Saat kita baru masuk kelas pertama kali, baik saat menjadi murid baru atau setelah kenaikan kelas dan menduduki kelas yang baru, pada saat itu pulalah kita dihadapkan pada kenyataan : mencari teman sebangku yang baru pula. Untuk itu, kita perlu mengenali siapa saja teman yang menjadi anggota kelas kita, untuk kemudian menentukan dengan siapa kita akan duduk sebangku selama pembelajaran di kelas berlangsung.

Berikut ini beberapa ciri / kriteria teman yang baik untuk dijadikan teman sebangku di kelas, diantaranya :

Bisa Menjadi Teman Dekat

Teman sebangku yang baik harusnya bisa cepat akrab dan cocok satu sama lain sehingga bisa menjadi seperti sahabat. Inti sebenarnya adalah memilih teman yang bisa diajak berkomunikasi sehingga dapat memahami keadaan satu sama lain.

Baik dan Tidak Bandel / Nakal

Berteman dengan orang yang baik, akan lebih banyak manfaatnya dibanding dengan anak yang bandel atau cenderung nakal. Biasanya, anak yang bandel akan banyak menimbulkan masalah, yang akibatnya akan menimpa teman sebangkunya. Jadi, lebih baik hindari duduk bersebelahan dengan mereka, apabila tidak menginginkan terjadinya masalah.

Tidak Terlalu Banyak Bercanda

Saat belajar di kelas tentunya membutuhkan konsentrasi untuk dapat memahami materi pelajaran yang disampaikan. Jika teman sebangku kita orangnya suka bercanda, dan cenderung terlalu sering bercanda, maka akan menyebabkan terganggunya konsentrasi dan mengakibatkan kita kehilangan momen untuk memperhatikan guru saat sedang menjelaskan materi yang harus kita pelajari. Dengan begitu, rugi juga kan, apabila penjelasan guru yang terlewat itu ternyata keluar di ulangan atau bahkan Ujian Akhir?

Cerdas dan Punya Semangat Belajar

Dengan teman sebangku yang cerdas, kita akan lebih yakin untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak kita pahami dalam pelajaran. Apalagi punya teman yang semangat belajarnya tinggi, tentu akan turut memotivasi kita untuk bersemangat belajar pula, bukan?

Tidak Mudah Galau

Usahakan memilih teman sebangku yang bermental kuat, tidak mudah galau dan tidak mudah curhat pada kita. Apalagi kalau orangnya sensitif, salah-salah malah jadi sering marahan dan bahkan musuhan dengan kita. Jadi, jika kita ingin konsentrasi belajar di kelas, sebisa mungkin pilihlah teman sebangku yang kuat mental dalam menghadapi masalah dan segala cobaan dalam hidup.

Agak sulit memang kalau kita harus mendapatkan orang yang sempurna, dengan memperhatikan semua kriteria tersebut. Sebab terkadang, kita juga tidak bisa menghindari untuk mendapatkan teman sebangku yang tidak sesuai dengan harapan kita. Yang paling penting justru datang dari kita sendiri, bagaimana kita mampu bersikap dalam menghadapi segala permasalahan. Tidak harus bergantung kepada orang lain, terutama teman sebangku kita. Bagaimana menurutmu, sobat? Silakan berkomentar di kolom yang telah disediakan. Terima kasih.

Sumber : https://dosen.co.id/